Custom Search

Ciptakan Pertanian yang Terintegrasi untuk Masyarakat

Ahirul Habib Padilah, seorang dosen yang memiliki latar belakang pendidikan di bidang politik dan hubungan internasional. Beliau seorang inisiator sistem pertanian terintegrasi "Kabeh Betuah" di Desa Nanga Sayan, Kecamatan Sayan, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat. 

Meskipun tidak memiliki latar belakang pendidikan pertanian, Ahirul Habib Padilah berhasil mengembangkan sistem pertanian terintegrasi yang meningkatkan pendapatan petani di desanya. Sistem ini mencakup kegiatan pertanian, peternakan, dan perikanan yang saling terkait.

Ahirul Habib Padilah bekerja sebagai dosen di Universitas Tanjung Pura Pontianak. Ia memiliki pengalaman yang luas dalam bidang pendidikan dan pengabdian masyarakat.

Sistem pertanian terintegrasi yang dikembangkan oleh Ahirul Habib Padilah telah meningkatkan produktivitas lahan dan pendapatan petani di Desa Nanga Sayan. Sistem ini juga membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pertanian berkelanjutan.

Ahirul Habib Padilah telah mengajak petani lokal untuk mengadopsi sistem pertanian terintegrasi. Ia juga telah melatih banyak petani untuk mengembangkan keterampilan mereka dalam bidang pertanian.
Dengan sistem pertanian terintegrasi, petani dapat meningkatkan pendapatan mereka dan meningkatkan kualitas hidup. Ahirul Habib Padilah telah membuktikan bahwa dengan kerja keras dan dedikasi, kita dapat membuat perbedaan dalam masyarakat.

Ahirul Habib Padilah telah menerima pengakuan atas usahanya dalam bidang pertanian dan pengembangan masyarakat. Ia telah menerima SATU Indonesia Award 2022 tingkat provinsi untuk kontribusinya dalam bidang pertanian.

Ia juga menjadi penulis dalam buku tentang geopolitik yang berjudul "Human Trafficking Di Perbatasan Indonesia". Buku ini membahas tentang isu perdagangan manusia di perbatasan Indonesia.

Ahirul Habib Padilah adalah contoh yang baik bagi masyarakat tentang pentingnya memiliki semangat dan dedikasi dalam mengembangkan potensi diri dan masyarakat. Ia telah membuktikan bahwa dengan kerja keras dan tekad yang kuat, kita dapat mencapai kesuksesan.

Sistem pertanian terintegrasi yang dikembangkan oleh Ahirul Habib Padilah dapat menjadi contoh bagi masyarakat lain untuk mengembangkan potensi pertanian di daerah mereka. Dengan demikian, masyarakat dapat meningkatkan pendapatan dan kualitas hidup.

Ahirul Habib Padilah telah menunjukkan bahwa pendidikan dan pengabdian masyarakat dapat berjalan beriringan. Ia telah membuktikan bahwa dengan memiliki semangat dan dedikasi, kita dapat membuat perbedaan dalam masyarakat.

Ia juga telah menunjukkan bahwa dengan kerja sama dan kolaborasi, kita dapat mencapai tujuan yang lebih besar. Ahirul Habib Padilah telah bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mengembangkan sistem pertanian terintegrasi.
Ahirul Habib Padilah memiliki beberapa program dan kegiatan, antara lain
- Pertanian Terintegrasi "Kabeh Betuah": Program ini bertujuan meningkatkan pendapatan petani di Desa Nanga Sayan melalui pertanian terintegrasi yang mencakup kegiatan pertanian, peternakan, dan perikanan.
- Penelitian dan Publikasi: Ahirul Habib Padilah telah melakukan penelitian dan publikasi tentang geopolitik, termasuk buku tentang perdagangan manusia di perbatasan Indonesia.
- Pengabdian Masyarakat: Ia terlibat dalam berbagai kegiatan pengabdian masyarakat, termasuk pelatihan dan penyuluhan untuk masyarakat desa.
- Implementasi Program "Jendela Pontianak Integrasi": Ahirul Habib Padilah juga terlibat dalam implementasi program "Jendela Pontianak Integrasi" sebagai bentuk penerapan Masterplan Smart City di Kota Pontianak.

Program "Kabeh Betuah" di Desa Nanga Sayan, Kecamatan Sayan, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat adalah:
- Pertanian: Menanam padi, sayur-mayur, dan tanaman lainnya
- Peternakan: Beternak ayam pedaging
- Perikanan: Budidaya ikan seperti lele, mas, dan nila.

Dengan sistem ini, limbah dari satu sektor dapat dimanfaatkan sebagai sumber daya untuk sektor lainnya. Contohnya, kotoran ayam digunakan sebagai pupuk alami untuk tanaman dan pakan ikan. Sistem pertanian terintegrasi ini telah meningkatkan pendapatan petani di Desa Nanga Sayan dan menjadi contoh bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Melawi.
Previous
Next Post »
0 Komentar